Hellboy - Working In Background

Kamis, 25 Oktober 2012


Kode Akun

Untuk mempermudah identifikasi dan pengelompokan akun, maka perlu  di buatkan pedoman akuntansi yan memuat daftar akun beserta nomor kodenya. Pemberian nomor kode akun antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnyatidak sama, bergantung dari pihak manajemen perusahaannya. Secara teori, penomoran kode akun dapat di bedakan sebagai berikut :
1.  Sistem Numerial
Sistem nomerial adalah cara pemberian nomor kode akun dengan menggunakan angka atau nomor secara urut agar mudah dimengerti hubungan yang  satu dengan yang lainnya. Pemberian nomor kode dengan sisten nomorial dapat dilakukan dengan dua acara,  yaitu :
a.    Kode Kelompok
Sistem ini dilakukan dengan cara memberikan nomor kode dan angka tertentu pada kelompok, golongan, dan jenis akun. Setiap akun di beri kode 3 angka, di mana angka pertama menunjukkan kelompok, angka kedua menunjukkan golongan,  dan angka ketiga menunjukkan jenis akun.
Contoh nomor kode kelompok :
Kelompok
Nomor Kode
Harta/aktiva
1
Utang/kewajiban
2
Modal/ekuitas
3
Pendapatan
4
Beban
5

Masing – masing kelompok di atas dibagi menjadi beberapa golongan,misalnya kelompok harta/aktiva dibagi menjadi beberapa golongan sebagai berikut :
Contoh kelompok harta di bagi menjadi golongan :
Golongan
Nomor Kode
Harta/aktiva lancar
11
Investasi jangka panjang
12
Harta/aktiva tetap
13
Harta/aktiva tidak berwujud
14
Harta/aktiva lain - lain
15

           




Masing – masing golongan di atas di bagi menjadi beberapa jenis akun, misalnya golonggan aktiva lancar di bagi menjadi beberapa jenis sebagai berikut :
Jenis
Nomor Kode
Kas
111
Surat berharga
112
Piutang wesel
113
Piutang usaha
114
Perlengkapan
115


b.    Kode Blok
Sistem ini dilakukan dengan cara menyediakan satu blok aangka untuk setiap kelompok akun. Contoh pemberian dengan kode blok adalah sebagai berikut :
Kelompok
Nomor Kode
Harta/aktiva
100 – 199
Utang/kewajiban
200 – 299
Modal/ekuitas
300 – 399
Pendapatan
400 – 499
Beban
500 - 599
Masing – masing kelompok di atas dibagi menjadi beberapa golongan,misalnya kelompok harta/aktiva dibagi menjadi beberapa golongan sebagai berikut :
Contoh kelompok harta di bagi menjadi golongan :

Golongan
Nomor Kode
Harta/aktiva lancar
100 – 149
Investasi jangka panjang
150 – 159
Harta/aktiva tetap
160 – 169
Harta/aktiva tidak berwujud
170 – 179
Harta/aktiva lain - lain
180 - 189







Masing – masing golongan di atas di bagi menjadi beberapa jenis akun, misalnya golonggan aktiva lancar di bagi menjadi beberapa jenis sebagai berikut :
Jenis
Nomor Kode
Kas
101
Surat berharga
102
Piutang wesel
103
Piutang usaha
104
Perlengkapan
105

2. Sistem Desimal
Sistem desimal adalah pemberiannomor kode dengan menggunakan dasar angka 10 digit dari 0 sampai dengan 9, dan masing – masing digitmenunjukkan kelompok, golongan, dan jenis akun. Akun di bagi menjadi 10mrubrik dan setiap rubrik di bagi menjadi 10 golongan, demikian juga seriap golongan di bagi menjadi 10 jenis akun seperti berikut :

Rubrik 0
Akun harta tetap dan modal
Rubrik 1
Akun keuangan
Rubrik 2
Akun netral
Rubrik 3
Akun persediaan bahan baku, bahan pembantu, dan bahan hais pakai
Rubrik 4
Aku jenis – jenis biaya/beban
Rubrik 5
Akuntempat – tempat biaya/beban
Rubrik 6
Akun fabrikasi/pemikul beban
Rubrik 7
Akun persediaan barang jadi
Rubrik 8
Akun pendapatan
Rubrik 9
Akun labaa/rugi umum

Contoh untuk rubrik 5, yaitu tempat – tempat biaya/beban :
5          : beban
            50        : beban penjualan
            501      : gaji selesman
            5011    : gaji selesman produk A
3. Sistem Mnemonic
Sistem mnemonic adalah sistem pemberian kode dengan menggunakan singkatan huruf awal dari masing – masing golongan, kelompok, dan jenis akun yang bersaangkutan. Contoh
Jenis Akun
Nomor Kode
Aktiva
A
Aktiva lancar
AL
Kas
AL-K
Aktiva tetap
AT
Peralatan
AT-P
Utang
U
Utang lancar
UL
Utang dagang
UL-UD
Modal
M
Pendapatan
P
Beban
B

4.Sistem Kombinasi Angka dan Huruf
Sistem kombinasi angka dan huruf merupakan suatu cara pemberian kode akun dengan menggunakan kombinasi antara angka dan huruf. Huruf paling depan sebagai golongan akun dan nomor akun menggunakan angka. Contohnya :
Beban                         : menggunakan kode U        
Gaji                 : menggunakan kode 5
Penjualan       : menggunakan kode 3
Maka untuk beban gaji penjualan dengan kode U-5-3.

0 komentar:

Posting Komentar